Nama untuk Buah Hati Kami

Alhamdulillah telah lahir anak kami yang pertama, lelaki pada tanggal 24 Mei 2016. Mohon doa semoga anak kami menjadi anak yang sholih. Amin.
Nama anak kami: Muslim Abdul Rasyid Atfady . Ini nama pemberian bapaknya dan sedikit dibumbui oleh ibunya, yang artinya…
Muslim = sunnah menamai anak dengan nama-nama orang shalih dari kalangan kaum muslimin. Semoga menjadi  ulama dan cendekiawan muslim seperti Imam Muslim.
Muslim dapat diartikan sebagai seseorang yang secara ikhlas menyerahkan jiwa dan raganya hanya kepada Allah SWT.
Allah berfirman dalam al-Qur’an: (QS. 4 : 125) “Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya.”
“Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.”(QS. 6 : 162)
Harapan kami, semoga menjadi hamba yang sungguh berserah diri pada kehendak Allah dan penuh ketundukkan atas hukum-Nya.
Abdul Rasyid = sunnah menamai anak dengan nama yang menunjukkan penghambaan diri terhadap salah satu asma Allah. Pencitraan dari Abdullah yang kemudian disifatkan khusus dengan asma-Nya.
Abdul Rasyid memiliki arti hamba Allah yang Maha Membimbing atau hamba Allah yang Mahatepat Tindakan-Nya.
Harapan kami, semoga dapat menjadi hamba yang senantiasa dikaruniai bimbingan dan petunjuk oleh Allah, sehingga mampu bertindak dan bersikap dengan tepat dan bijaksana. Terlebih di zamannya nanti yang fitnah akhir zamannya akan jauh lebih besar daripada zaman kami. Karenanya memohon bimbingan Allah agar senantiasa dalam jalan-Nya yang lurus amatlah penting.
Atfady = gabungan nama “Atin” dan “Fajar Sumedhi”. Tak ada sunnah yang mendasarinya, namun semoga tak termasuk pemberian nama yang dimakruhkan atau bahkan takdiperbolehkan. Hanya keinginan dua insan yg kini bergelar orangtua, untuk memberikan nama anak dengan menggabungkan kedua nama mereka. Hehe
Harapan kami, semoga dapat menjadi anak yang berbakti kepada keduaorangtua.
Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu , beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)
Muslim Abdul Rasyid Atfady, semoga dapat menjadi hamba Allah yang penuh ketaatan terhadap Rabb-nya dan senantiasa dibimbing oleh Allah dalam segala hal. Insyaallah. Aamiin.
Oh ya,, nama panggilannya “Abdul”. Panggilan kekiniannya yaitu “Dul”. Panggilan manisnya yaitu “Dek Dul”. Hehe.
Sekarang, kami sedang sibuk menikmati menjadi orang tua (bapak dan ibu) baru.. begadang tiap malam dan gantian ngobrol sama si baby hehehe..
Bismillah, semoga dibimbing dan dimudahkan Allah dalam mendidik Dul menjadi generasi Rabbani. Aamiin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s