Ketika Keteguhan Iman Menjadi Olokan

Bismillah ar-rahman ar-rahim..

Akhi wa ukhti fillah, mungkin kita sering mendengar sekumpulan orang mengolok-olok sekumpulan orang yang lain. Atau mungkin malah kita sendiri yang sering melakukannya, namun kita kadang tak sadar. Tapi semoga saja tidak. Semoga kita bukan termasuk golongan ahlul ghibah.

Nah, sekarang yang akan kita bahas adalah seandainya jika yang diolok-olok itu adalah orang yang teguh dalam menjalankan agama. seperti mengolok-olok mereka dengan panggilan islam radikal, teroris, wahabi , atau yang lainnya. Dosa nggak ya kira-kira mengolok mereka?

Lha mereka kan emang salah, jadi wajar dong kalau di olok-olok?

Itu kan menurut pendapat kalian. Iya kalau mereka emang salah. Kalau mereka benar apa itu bukan fitnah namanya? Dari pada sibuk mengolok-olok mari kita perbaiki diri kita, setiap saat, dimanapun, dan kapanpun.

Saudaraku,,kalian tahu nggak hukumnya mengolok-olok orang-orang yang berpegang teguh dengan perintah Allah dan RasulNya? Hukumnya haram lho. Karena dikhawatirkan kebencian si pengolok-olok terhadap yang diolok-olok itu disebabkan kebenciannya terhadap kondisi mereka yang berpegang teguh dengan ajaran agama Allah. Kalau di logika ya, misal kita benci dengan mereka karena mereka teguh sekali dalam memegang ajaran Allah. Dengan kata lain, bukankah sama aja kita juga benci dengan ajaran Allah? Na’udzubillah.

“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman”. (At-Taubah: 65, 66).

Dunia ini emang serba aneh, orang-orang yang berusaha berpegang teguh dengan ajaran agama Allah yang lurus dan benar malah dicap yang bukan-bukan.

Semoga kita selalu diberi petunjuk oleh Allah untuk berjalan diatas jalanNya yang lurus. Aamiin.. 🙂

Iklan